Kiblat Yogyakarta - Ikatan Pelajar Muhammadiyah
(IPM) bertekad akan terus menggarap film pendidikan. Meski dana minim,
IPM berupaya dapat memproduksinya menjadi sebuah karya. Film yang
mengangkat tema pendidikan ini adalah sebuah upaya pergerakan
mengembalikan nilai-nilai dalam dunia pendidikan yang telah terlupakan.
Ketua Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Ari Nurrohman
menyatakan bahwa film “Nilai Tanpa Angka” yang berkisah tentang
kehidupan seorang pelajar itu, merupakan penggambaran dari
keinginan
untuk kembali menanamkan nilai-nilai kejujuran.
“Pada zaman yang menuju globalisasi saat ini, dapat dirasakan
bahwasannya bangsa ini sedang mengalami kemiskinan terhadap nilai-nilai
kejujuran,” jelas Ari memberi alasan mengapa tema tersebut diangkat
kelayar kaca.
Menurutnya, tema dalam film “NTA” tersebut sangat relevan dijadikan
referensi edukatid bagi semua pihak. Dia mencontohkan, kasus mencontek
yang saat ini telah menjadi budaya dan mendarah daging dalam dunia
pendidikan.
Lewat media film ini, IPM berupaya menciptakan kembali nilai-nilai kejujuran dalam dunia pendidikan yang telah memudar.
“Dengan adanya dukungan dari kalangan Muhammadiyah, diharapkan film ini akan menembus dunia perfilman nasional,” tukasnya.
Minggu, 02 September 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar